Minggu, 06 Mei 2018

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0


Perubahan dunia kini tengah memasuki era revolusi industri 4.0 atau revolusi industri dunia keempat dimana teknologi informasi telah menjadi basis dalam kehidupan manusia. Segala hal menjadi tanpa batas (borderless) dengan penggunaan daya komputasi dan data yang tidak terbatas (unlimited), karena dipengaruhi oleh perkembangan internet dan teknologi digital yang masih sebagai tulang punggung pergerakan dan konektivitas manusia dan mesin. Era ini juga akan mendisrupsi berbagai aktivitas manusia, termasuk di dalamnya bidang ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) serta pendidikan tinggi.
Tantangan revolusi industri 4.0 harus direspon secara cepat dan tepat oleh seluruh pemangku kepentingan di lingkungan Kementerian, Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) agar mampu meningkatkan daya saing bangsa Indonesia di tengah persaingan global. Menyediakan sumber daya manusia yang unggul adalah hal terpenting dalam menghadapi Revolusi Industri 4.0, mutu pendidikan tinggi juga harus terus ditingkatkan. Lima elemen penting yang harus menjadi perhatian dan akan dilaksanakan oleh Kemenristekdikti untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan daya saing bangsa di era Revolusi Industri 4.0, yaitu :
1.      Persiapan sistem pembelajaran yang lebih inovatif di perguruan tinggi seperti penyesuaian kurikulum pembelajaran, dan meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam hal data Information Technology (IT), Operational Technology (OT), Internet of Things (IoT), dan Big Data Analitic, mengintegrasikan objek fisik, digital dan manusia untuk menghasilkan lulusan perguruan tinggi yang kompetitif dan terampil terutama dalam aspek data literacy, technological literacy and human literacy.
2.      Rekonstruksi kebijakan kelembagaan pendidikan tinggi yang adaptif dan responsif terhadap revolusi industri 4.0 dalam mengembangkan transdisiplin ilmu dan program studi yang dibutuhkan. Selain itu, mulai diupayakannya program Cyber University, seperti sistem perkuliahan distance learning, sehingga mengurangi intensitas pertemuan dosen dan mahasiswa. Cyber University ini nantinya diharapkan menjadi solusi bagi anak bangsa di pelosok daerah untuk menjangkau pendidikan tinggi yang berkualitas.
3.      Persiapan sumber daya manusia khususnya dosen dan peneliti serta perekayasa yang responsive, adaptif dan handal untuk menghadapi revolusi industri 4.0. Selain itu, peremajaan sarana prasarana dan pembangunan infrastruktur pendidikan, riset, dan inovasi juga perlu dilakukan untuk menopang kualitas pendidikan, riset, dan inovasi.
4.      Terobosan dalam riset dan pengembangan yang mendukung Revolusi Industri 4.0 dan ekosistem riset dan pengembangan untuk meningkatkan kualitas dan kuantitas riset dan pengembangan di Perguruan Tinggi, Lembaga Litbang, LPNK, Industri, dan Masyarakat.
5.      Terobosan inovasi dan perkuatan sistem inovasi untuk meningkatkan produktivitas industri dan meningkatkan perusahaan pemula berbasis teknologi
Perguruan tinggi asing yang akan masuk Indonesia dan kita jangan melihat sebagai ancaman tetapi peluang. Kemenristekdikti mengatur melalui Permen terkait izin perguruan asing tersebut, termasuk penetapan lokasi, program studi yang dibuka, bahkan mewajibkan untuk bekerja sama dan berkolaborasi dengan perguruan dalam negeri. Untuk meningkatkan kualitas SDM di perguruan tinggi, Kemenristekdikti telah menyiapkan beasiswa S2 dan S3 baik di dalam maupun di luar negeri. Dosen Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta dapat mendaftar beasiswa ini. Kemenristekdikti juga menyiapkan berbagai program untuk meningkatkan kompetensi peneliti di berbagai lembaga penelitian. Dosen harus mampu melahirkan mahasiswa yang kreatif, inovatif, mampu menjawab tantangan dengan sumber-sumber yang kredible, sesuai aturan ilmiah dan juga menjunjung etika, tandasnya.Dari sini diharapkan akan bermunculan generasi 'kekinian' yang mampu menjawab setiap tantangan yang muncul di eranya dengan berkarakter dan berintegritas.
PERMASALAHAN
1.      Menurut anda apakah Indonesia sudah siap untuk perubahan menjadi era revolusi industri 4.0 ? Jelaskan?
2.      Bagaimana mempersiapkan diri untuk perubahan menjadi era revolusi industri 4.0 ?
3.      Apakah sudah merata penerapa era revolusi industri 4.0 di Indonesia ? Jelaskan Penyebabnya ?

Sabtu, 05 Mei 2018

PERSENTASI E-LEARNING KIMIA HASIL PENGEMBANGAN


PERSENTASI E-LEARNING KIMIA HASIL PENGEMBANGAN 
 

E-learning adalah suatu sistem atau konsep pendidikan yang memanfaatkan teknologi informasi dalam proses belajar mengajar. Berikut beberapa pengertian E-learning dari berbagai sumber :
1.      Pembelajaran yang disusun dengan tujuan menggunakan sistem elektronik atau komputer sehingga mampu mendukung proses pembelajaran
2.      Proses pembelajaran jarak jauh dengan menggabungkan prinsip-prinsip dalam proses pembelajaran dengan teknologi
3.      Sistem pembelajaran yang digunakan sebagai sarana untuk proses belajar mengajar yang dilaksanakan tanpa harus bertatap muka secara langsung antara guru dengan siswa

Pengaplikasian e-learning yang saya gunakan adalah pembelajaran melalui aplikasi whatsapp disini hal yang pertama saya lakuakan adalah membuat video pembelajaran yang diisi oleh saya sendiri. Materi yang saya jelaskan itu mengenai amina. Setelah itu saya membuat grup untuk mendiskusikan dengan murid-murid saya yang berjumlah 5 orang. Saya kemudian membuka forum diskusi dan semua murid saya disini langsung bertanya dan saya juga langsung menjawab di grup tersebut.
pembelajaran Amina INI bertujuan untuk siswa memahami tentang apa saja senyawa yang termasuk Amina bagaimana tata nama senyawa Amina serta beberapa sifat umum dari senyawa amina



Setelah diskusi untuk mengetahui seberapa paham murid saya, diberiak soal-soal evaluasi dan disini murid-murid saya juga berhasil menjawab soal-soal yang saya berikan. Lalu rekam jejak e-learning saya videokan full dan saya upload ke youtube dengan link. https://youtu.be/phQBSL65_DI
Permasalahan
1.      Apakah menurut anda sudah efektif jika saya memilih aplikasi whatsapp untuk media dalam pembelajaran e-learning sya ? kenapa ?
2.      Sebarapa penting evalusi dilakukan, serta sebutkan jenis evaluasi yang dapat dilaksanakan disini selain yang saya gunakan?
3.      Apakah diperlukan durasi pada pembelajaran e-learning, karena kita ketahui pembelajaran biasa dikelas itu menggunakan durasi tatap muka tertentu ? jelaskan?

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0

MULTIMEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS ERA REVOLUSI INDUSTRI 4.0 Perubahan dunia kini tengah memasuki era revolusi industri 4.0 atau ...